Aroma adonan tepung roti bercampur mentega yang menggoda selera ketika masuk mesin pemanggangan mengundang selera bagi orang-orang disekitarnya. Hampir bisa dipastikan semua orang bisa menebak aktivitas orang-orang didalam bangunan tersebut ketika bunyi selentingan tray roti dan aroma khasnya. Bangunan tersebut adalah rumah produksi yang juga menyediakan mini outlet penjualan produk dari usaha roti CV Family Food. CV Family Food adalah usaha industri roti yang sudah beroperasi sejak tahun 2005 hingga berkembang saat ini. Ditengah berbagai ujian dan cobaan dengan naik turunnya tingkat perekonomian, usaha roti ini terus melenggang maju berkembang hingga kini memiliki 25 orang karyawan. Beralamat sebelumnya di tengah-tengah pemukiman warga tepatnya di perumahan Griya Hangtuah Permai, kini sejak tahun 2019, operasional produksi dan penjualan produk roti family food resmi pindah di Komplek Ruko Bintan Permata Indah, Ganet. 3 deret unit rumah toko tersebut dijadikan Tan A Oi atau biasa disapa Ameng menjadi pabrik dengan didukung permesinan dan peralatan produksi roti yang sudah maju dan modern.

Pendampingan yang intens dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, turut memfasilitasi family food untuk mengikuti salah satu program pembinaan dari Kementerian Perindustrian yakni program restrukturisasi permesinan/ peralatan penunjang produksi, yakni sebuah program yang memberikan subsidi pembelian atas mesin/ peralatan bagi IKM-IKM yang memenuhi ketentuan persyaratannya. Terbukti pada tahun 2018 dan 2019, CV Family Food memperoleh nilai reimburse/ penggantian sebesar 30% dari nilai belanja mesin produksi yang hampir mencapai 800 jutaan tersebut. Dan untuk tahun 2021 ini, merupakan tahun terakhirnya untuk memperoleh kesempatan mengajukan permohonan pada program yang sama. Program ini cukup memberikan dampak yang besar bagi perkembangan usaha roti ini, kata Ameng. Sebelumnya mengalami kendala untuk mengadakan mesin-mesin modern untuk menambah produktifitas roti dikarenakan harga mesin yang juga lumayan besar, namun dengan adanya bantuan penggantian dari Kementerian Perindustrian ini, dirasanya sangat membantu ketika harus mengambil keputusan penambahan permodalan dari perbankan.

Tantangan yang begitu besar dalam menjalankan roda operasional produksi roti ini dirasakan betul oleh Ameng. Bersama saudaranya, ia mengaku harus menyusun taktik dan strategi bagaimana tingkat penjualan roti terus naik dan merambah kesemua elemen pasar. Dukungan teknologi tidak hanya pada aspek permesinan saja, namun untuk dalam meracik dan meramu bahan baku produksi, CV Family Food turut menggunakan sistem komputerisasi yang memudahkan dan memberikan kepastian penggunaaan bahan baku dan output produk roti yang diproduksi.