Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perindustrian R.I memberikan dukungan nyata dalam pengembangan kewirausahaan khususnya dibidang jasa reparasi kendaraan roda dua di Kota Tanjungpinang. Melalui Direktorat IKM Logam Mesin Elektronika dan Alat Angkut (ILMEA), Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kemenperin RI menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis dan fasilitasi mesin/ peralatan IKM perbengkelan roda dua dalam rangka penumbuhan wirausaha baru di Kota Tanjungpinang. Sebelumnya pada akhir tahun 2020, melalui bidang perindustrian rutin mengajukan permohonan-permohonan proposal kegiatan pemerintah pusat yang bisa dilaksanakan di daerah, dan Alhamdulillah, dari sekian pengajuan tersebut, dapat direalisasikan satu kegiatan yang membantu SDM Kota Tanjungpinang, tutur Kabid Perindustrian, Disperdagin, Syarifah Zairina.

Kegiatan bimtek perbengkelan yang diagendakan pelaksanaannya pada tanggal 25 s.d 28 Maret 2021 bertempat di Hotel Pelangi dan bengkel praktek Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanjungpinang, diikuti sebanyak 20 peserta yang terbagi kedalam 4 kelompok usaha bersama atau KUB.

Ir. Dini Hanggandari, M.Si, selaku Direktur IKM Logam Mesin Elektronika dan Alat Angkut (ILMEA), dalam sambutannya secara daring menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk program nyata pemerintah dalam upaya menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru di daerah dalam hal ini di Kota Tanjungpinang khususnya di bidang jasa reparasi perbengkelan roda 2.

 

Syarifah Zairina, kepala bidang perindustrian, mewakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, menyampaikan bahwa apresiasi setinggi-setingginya atas atensi/ perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perindustrian R.I, sebagaimana yang telah dilaksanakan pada hari ini, kita sama-sama merasakan manfaat yang begitu luar biasa, tuturnya.

Disaat kondisi seperti ini, dimana semua serba terbatas, meningkatnya angka pengangguran, berkurangnya lapangan pekerjaan, pembekalan berupa bimtek kepada SDM-SDM yang ditempa untuk menjadi tenaga terampil di bidang perbengkelan merupakan program yang tepat.

 

Bimtek yang diikuti oleh sebanyak 20 orang peserta ini merupakan peserta yang sudah memiliki ilmu dasar perbengkelan, yang kemudian dibentuk menjadi 4 kelompok usaha bersama (KUB). Selain diberi pembekalan ilmu keterampilan tersebut selama 3 hari di ruang praktek bengkel sekolah menengah kejuruan negeri 3 Kota Tanjungpinang, para peserta turut diberikan peralatan/ mesin pendukung diantaranya Kompresor, Mesin pengisi angin nitrogen, Charge Battery, Mesin kelistrikan injeksi dan tools kit. Masing-masing kelompok diberikan 5 jenis alat-alat tersebut.