Menjelang masuknya bulan Ramadhan, Pemerintah mulai turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan stok agar masyarakat bisa tenang menjalani ibadah di bulan ramadhan tanpa ada kerisauan akan kelangkaan bahan-bahan pokok di pasaran. Oleh karena itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk menjamin persediaan dan harga sembako menjelang masuknya bulan suci Ramadan melakukan sidak ke beberapa tempat seperti Bulog dan Pasar Tradisional.

“Stok Beras kita masih tersedia untuk 4 bulan. Artinya kebutuhan bulan puasa dan hari raya ini aman,” kata Ansar, saat meninjau Gudang Bulog di Jalan Gatot Subroto Km 5, Kota Tanjungpinang, Jumat (26/3/2021).

Dalam kesempatan itu Ansar juga menyampaikan, dari hasil pemantauannya di pasar, harga barang kebutuhan pokok juga masih relatif stabil. Tidak ada ditemukan lonjakan harga yang tinggi.

“Hanya saja yang sering menjadi persoalan yakni persediaan barang yag kerap berkurang. Sehingga menyebabkan kenaikan harga. Itu yang akan kita antisipasi,” paparnya usai melakukan peninjuan di Pasar Baru, Kota Tanjungpinang.

Pemerintah daerah bersama Bulog lanjutnya, akan melakukan operasi pasar apabila nantinya selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri harga sembako mengalami kenaikan karena persediaan berkurang.

“Operasi pasar inikan untuk menjaga agar stabilitas harga. Itulah tugas Bulog dan pemerintah. Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan di lapangan,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi dalam pemantauan itu, Kadisperindag Provinsi Kepri, Burhanuddin, beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Kepri serta Kadisperdagin Kota Tanjungpinang, Atmadinata.