Pagelaran MTQ VII Tingkat Provinsi Kepri yang dilaksanakan pada tanggal 8 s.d 14 Mei tahun 2018 di Kabupaten Lingga  baru saja usai dan berlangsung sukses dan meriah. Seluruh Kabupaten Kota se Provinsi Kepri menampilkan perwakilan terbaiknya dalam setiap cabang perlombaan yang ada tak terkecuali anjungan stand bazar yang merupakan salah satu letak nilai gengsi daerah menampilkan kekhasan daerahnya baik keindahan bentuk bangunan, ragam produk unggulan daerah serta berbagai potensi yang dipamerkan kepada khalayak ramai.

Dalam pagelaran MTQ kali ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Samsudi, S.Sos, MH, yang diamanahkan tanggung jawab menyiapkan stand bazar menuturkan bahwa bangunan yang menjadi inspirasi adalah Balai Adat Indera Perkasa Pulau Penyengat yang dipadukan dengan interior ukiran gaya timur tengah sebagai konsep anjungan bazar. Warna bangunan mengambil warna alami sehingga tampil lux dan elegant namun tak menghilangkan kesan tradisional budaya melayu serta dilengkapi dengan properti yang unik dan kreatif seperti kursi bekas kaleng cat, lampu alami dari bambu, guci rumah khas melayu serta sepeda antik sebagai bagian dekorasi stand.

Selain menampilkan bangunan anjungan yang menarik, stand bazar juga menampilkan beragam produk unggulan baik kerajinan dan pangan seperti tanjak, songkok, sandal capal, batik gonggong, kerajinan kapal limbah paralon, kreasi acrylic olahan warga binaan rutan, sunting gonggong, kreasi tas pandan decoupage, tas perca, kerupuk gonggong, sambal bilis, abon ikan tengiri, cokelat karakter, deram-deram, kue sagon, kue cakar ayam, kue kekinian pretzel serta menampilkan buku-buku sejarah melayu, buku gurindam dan lainnya.

 

Bazar yang dilaksanakan di arena utama Astaka MTQ di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir walaupun belum 100% lahan siap digunakan, namun antusiasme warga sekitar begitu semarak mengunjungi dan berbelanja disetiap stand bazar yang ada. 

Berkat totalitas dari semua tim yang terlibat, pada malam penutupan MTQ, anjungan stand bazar Kota Tanjungpinang dianugerahkan Stand Terbaik I, diikuti Kabupaten Karimun dan Kabupaten Kep.Anambas. Diakhir wawancara, Samsudi menutup semoga melalui Pagelaran MTQ kedepan selain nilai syiar agama yang diagungkan, namun juga nilai perekonomian masyarakat turut terangkat dan memberi dampak positif nyata bagi masyarakat.